Himpunan Anak Media Jakarta Gelar HAM Overland de Java

Triphacks.id – Wonosobo. Perayaan HUT HAM Jakarta yang diselenggarakan komunitas media ini memasuki tahun ke-13 menjadi momen yang penuh tantangan,  tidak hanya bagi HAM Jakarta tapi juga bagi stake holdernya karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Dengan berbagai pertimbangan berat dan harus memenuhi persyaratan protokol kesehatan Covid-19 yang diterapkan oleh Pemerintah Indonesia, HAM pun memutuskan untuk menyelenggarakan HUT secara offline.

HUT Himpunan Anak Media ke-13 pelaksanaannya pada tanggal 22 – 24 Nopember 2020, dengan melakukan perjalanan ke Wonosobo dan Purwokerto.

Kegiatan ini bisa berlangsung dengan dukungan dari Hotel Dafam Management,disertai beberapa sponsor diantaranya halodoc, Modena, Dermaster, Dusdusan, JAS, Zap, TTC, Toza, H3 Jakarta, Palawi dan Pemda Kabupaten Banyumas.

Rombongan tiba di Hotel Dafam Wonosobo dan disambut oleh Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagyo beserta General Manager  Hotel Dafam Wonosobo,Doni Avianto. Kehadiran rombongan media ini menjadi pijakan bagi pemerintah daerah setempat untuk mengabarkan kondisi perkembangan pariwisata di Wonosobo.

Komunitas media yang tergabung dalam Himpunan Anak Media (HAM) dari Jakarta mendukung industri perhotelan dan pariwisata untuk tumbuh dan berkembang kembali pasca pandemi Covid-19.

Untuk itu, diharapkan pemerintah daerah seperti Kabupaten Wonosobo dan Banyumas berperan aktif dalam menerapkan strategi dan kebijakannya agar industri dan pariwisata daerah tersebut bangkit kembali.

Arief Suharto, Ketua Himpunan Anak Media saat menggelar jamuan makan malam di Hotel Dafam Wonosobo menyatakan, momentum perayaan hari jadi ke-13 yang bertema HAM Overland de Java ini mendukung penuh peran pemerintah daerah dalam menggerakkan kembali industri perhotelan dan pariwisata dengan adaptasi kebiasaan baru berbasis Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE).

“Hal ini selaras dengan sub tema perayaan HUT HAM ke-13 yakni ‘Media Mengkonstruksi Industri Perhotelan & Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19’. Kami menyaksikan di lapangan, hotel dan destinasi pariwisata telah menerapkan protokol kesehatan, seperti adanya fasilitas cuci tangan, hand sanitizer, tanda jaga jarak dan lainnya. Wisatawan yang datang pun diwajibkan mengenakan masker,” ungkapnya.

Pariwisata Jangan di Lockdown

Dalam jamuan makan malam yang berlangsung pada Minggu malam (22/11/2020) lalu, Agus Subagyo, Wakil Bupati Wonosobo menuturkan, kebijakan lockdown di industri pariwisata kurang tepat. Ia lebih setuju dengan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE di suatu destinasi.

“Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Wonosobo adalah Pariwisata. Untuk itu kurang tepat jika industri pariwisata di lockdown, mungkin lebih tepat menerapkan adaptasi kebiasaan baru seperti disiplin dalam menjalankan dan menyediakan fasilitas 3M,” tambah Wabup Wonosobo.

Agus Subagyo pun menegaskan, jika pariwisata dan perhotelan Wonosobo di lockdown sama halnya memberhentikan laju perekonomian daerah. Sebab menurutnya, efek ganda dari pariwisata dalam membangun kesejahteraan masyarakat sangat besar.

“Jika setiap orang atau wisatawan sadar betul menjaga pentingnya kesehatan Insya Alloh tidak perlu adanya lockdown. Dengan demikian sendi perekonomian dapat maju semua dan rakyat sejahtera,” ungkap Agus.

DHM Kembangkan Pengalaman Pelanggan

Dalam kesempatan yang sama, Andi Irawan, Chief Executive Officer (CEO) Dafam Hotel Management (DHM) mengungkapkan bahwa pandemic Covid-19 bukan untuk tidur melainkan dimulainya era dan kebiasaan adaptasi baru dalam mengembangkan seluruh propertinya yang ada di seluruh Indonesia.

“Masa pandemi, DHM menerapkan konsep baru yakni journey of human capital dan journey of Information Technology. Upaya ini dilakukan untuk memberi pengalaman terbaik bagi pelanggan atau guest experience yang terbaik sesuai harapan pelanggan,” terang Andi.

Andi Irawan pun menegaskan bahwasannya DHM telah menerapkan praktik-praktik 2 konsep tersebut sebelum masa sulit ini dating. “Untuk journey of IT dafam telah mengembangkan 2 tahun belakangan dan kami akan terus mengembangkannya untuk menyempurnakan guest experience para pelanggan,” tandasnya. Dengan konsep tersebut ditambah lagi dengan pelayanan dan keramahan khas Indonesia yang menjadi ciri khas DHM tidaklah salah Majalah SWA akan memberikan penghargaan sebagai The Best Company 2020 pada bulan Desember mendatang. ars

One thought on “Himpunan Anak Media Jakarta Gelar HAM Overland de Java

  • 05/03/2021 pada 2:16 pm
    Permalink

    Selamat teman-teman peliput wisata dan hotel…tetap semangat dan sehat

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *