Pulau Mengkudu, Hidden Gems Terdekat dari Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan

Triphacks.id-Kalianda. Semenjak pandemi Covid-19, wisatawan banyak memilih liburan di alam terbuka seperti gunung dan pantai. Tak jauh dari Jakarta, terdapat pulau mungil nan indah. Dan hanya berjarak setengah jam dari pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Penduduk dan nelayan setempat menamakan pulau tersebut sebagai Pulau Mengkudu. Pulau mungil ini berlokasi di Desa. Totoharjo, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten  Lampung Selatan. Dengan aplikasi Google Maps, cukup ketik Pulau Mengkudu, wisatawan langsung dipandu sampai tujuan.

Rahmat Hidayat, Ketua Kelompok Sadar WIsata (Pokdarwis) Ragom Helau mengatakan, selain memiliki daya tarik laut  yang bening ternyata  ada pasir timbul yang menjadi spot foto favorit para wisatawan.

“Saat air laut surut, maka hamparan pasir akan timbul. Membentuk garis pantai dan dapat wisatawan dapat menyeberang ke Pulau Mengkudu dengan jalan kaki. Kondisi air laut surut terjadi menjelang tengah hari,” kata Rahmat.

Bagi yang pernah menyambangi Morotai, Maluku Utara, Pulau Mengkudu ini sama dengan Pulau Dodola. Dua Pulau dapat menyatu ketika air laut surut. 

Cuma yang membedakan di antara Pulau Mengkudu dan Dodola ini pasir timbulnya. Jika di Pulau Mengkudu pasir timbulnya di dominasi oleh serpihan karang, sementara Pulau Dodola pasirnya sangat lembut dan putih.

“Untuk berjalan kaki ke Pulau Mengkudu disarankan menggunakan alas kaki seperti sandal. Sebab serpihan karangnya lumayan tajam,” ujar Erpan wisatawan asal Palembang.

Cara Mencapai ke Pulau Mengkudu

Jika dari Jakarta, Pelabuhan Bakauheni dapat menjadi meeting point dengan tour operator atau agen open trip yang telah dipercaya. Dari pelabuhan Bakauheni, Pulau mengkudu dapat ditempuh kurang lebih setengah jam menggunakan mobil.

Sebelum menyeberang ke kawasan Pulau Mengkudu, oleh Google Maps kalian akan diarahkan ke pantai Belebuk, atau pantai Minatara atau pantai Kunjir terlebih dahulu, baru setelah itu diantar oleh perahu mesin nelayan yang telah bekerja sama dengan Pokdarwis Ragom Helau.

Sangat disarankan masuk melalui pantai Minatara selain aksesnya lebih dekat, biaya penyebrangannya pun lebih murah dibandingkan pantai Belebuk dan pantai Kunjir yang hanya Rp25 ribu Pergi – Pulang (PP).

Dari pantai Minatara, hanya membutuhkan waktu 15 menit menggunakan perahu nelayan yang menggunakan mesin 25 PK yang telah dilengkapi dengan jaket pelampung atau jaket keselamatan.

“Saya berangkat dari Palembang melalui jalur tol, kemudian  keluar tol Kalianda. Dari exit tol tersebut hanya berjarak setengah jam untuk sampai ke sini (pantai Minatara),” terang Erpan dari Kota Palembang. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *