Small Hands Big Dreams Kegiatan Bersama AIM The Label dengan Yayasan Kanker Anak Indonesia

Triphacks.id-Jakarta, Remaja putri 18 tahun, Aimee Mihardja telah mendedikasikan masa mudanya semenjak dini untuk mendukung yayasan kanker.
Melalui lini fashion yang didirikannya yaitu AIM The Label, Aimee membantu Yayasan Kanker Anak Indonesia dengan menjadikan karya lukisan anak-anak penderita kanker dibawah YKAI bertransformasi menjadi produk-produk merchandise yang dapat digunakan sehari-hari yang kemudian dijual dan hasil penjualannya diberikan kembali untuk yayasan ini untuk membantu pengobatan para anak penderita kanker ini.

Aimee mempelajari studi tentang Fashion Marketing di University of Arts London – London College of Fashion. Aimee pernah menerima penghargaan sebagai hasil karya luar terbaik untuk rancangan tekstil dan fashion dari Oxford Royale Academy Summer Programme di tahun 2017.

Kecintaan Aimee terhadap dunia fashion dan kepeduliannya yang sangat tinggi untuk membantu yayasan amal telah membuat Aimee mengkontribusikan keahliannya sepenuh hati ke berbagai proyek sosial seperti meciptakan design untuk syal bersama Batik Kammi dalam memperingati Bulan Kepedulian Terhadap Down Syndrome, merancang berbagai masker merah muda yang bergaya dalam rangka peringatan Bulan Kepedulian Terhadap Kanker Payudara, dimana Aimee juga terjun langsung dalam kegiatan produksi dan pemasaran, kemudian hasil penjualan disumbangkan untuk penderita kanker payudara melalui Yayasan Kanker Payudara Indonesia.

Proyek sosial yang terkini adalah dibawah dengan AIM The Label milik Aimee yang mendukung Yayasan Kanker Anak Indonesia. Aimee kehilangan kakeknya tercinta dikarenakan kanker, pada akhir 2020 lalu.

Inilah yang membuat Aimee, semakin memberikan perhatian penuh terhadap penderita kanker khususnya anak-anak. Dengan proyek sosial “Small Hands Big Dreams” yang dikerjakan bersama Yayasan Kanker Anak Indonesia, Aimee berkreasi dengan delapan hasil karya lukis dari anak-anak penderita kanker, dan menjadikannya berbagai merchandise seperti tas, kaus, sarung bantal, buku tulis, termos dan gelas.

Salah satu lukisan yang dilukis oleh anak lelaki usia 12 tahun yaitu Rangga Rizky Tafanka, memiliki cerita sedih tersendiri. Rangga didiagnosis mengidap Leukemia akut sejak usia 10 tahun. Setelah menjalani lima minggu pengobatan kemoterapi, Rangga harus menghadapi masa kritis dan akhirnya meninggal dunia pada 6 Juni 2020 di RS. Kanker Dharmais, Jakarta.

Melalui “Small Hands Big Dreams” Ibu Sallyana Sorongan, pendiri YKAI menyampaikan bahwa, “Aimee and proyek sosial “Small Hands Big Dreams” yang dikerjakannya telah membantu para anak-anak penderita kanker, dalam segala hal.

Dalam kolaborasi antara AIM The Label dengan YKAI yang diinisiasi olehnya, Aimee Mihardja berkata “Anak-anak inilah yang menjadi inspirasi saya. Dengan segala hal yang sedang mereka lalui, seberapa berat pun itu, mereka tetap tersenyum. Melalui kolaborasi ini, saya berharap dapat memberikan kesempatan kepada mereka atas masa depan yang cerah di depan mereka dan dapat menghibur mereka dari proses pengobatan mereka. Saya ingin mereka melihat bahwa ada kekuatan besar di setiap hal kecil yang mereka lakukan, merasakan bahwa mereka adalah anak-anak yang luar biasa, dan betapa orang-orang menikmati lukisan mereka. Saya berharap dengan proyek ini, anak-anak akan terus termotivasi untuk tetap berkarya mengembangkan talenta yang telah dianugerahkan Tuhan kepada mereka.” ars

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *