Dengan Wisata Kopi Indonesia Dipastikan Mampu Tembus Pasar Ekspor Kopi

Triphacks.id-Jakarta, ”Melalui momentum ini saya mengajak seluruh pelaku industri kopi Indonesia baik para petani maupun penggiat kopi untuk berkolaborasi bersama memajukan industri kopi nasional”, Demikian pidato Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pada Webinar ”Perjalanan Wisata Kopi Indonesia” Jumat (9/4). 

Selanjutnya disampaikan oleh Menparekraf bahwa upaya wisata kopi ini dipastikan dapat menembus pasar ekspor kopi yang cukup kompetitif. 

Sebagai produser kopi terbesar nomor empat di dunia, menurut Sandiaga Uno kualitas kopi Indonesia tidak perlu diragukan lagi, mengingat telah banyak sekali kopi Nusantara yang mendunia seperti kopi Arabika Gayo Sumatera, Kopi Arabika Kintamani Bali, Kopi Arabika Java Ijen Raung, Kopi Arabika Toraja, Kopi Liberika Rangsang Meranti Riau, Kopi Arabika Flores Bajawa dan Kopi Robusta Temanggung. 

Sandiaga mengharapkan agar melalui kegiatan Webinar ini para pemangku kepentingan Indonesia terus berinovasi di tengah-tengah pandemi dan terus menciptakan nilai tambah melalui penguatan teknologi, sustainability dan traceability. ”Kita perlu bergerak bersama dan terus menebar kemampuan kita agar pariwisata dan ekonomi kreatif dapat memenangkan perang melawan Covid-19.”, pungkas Sandiaga Uno.   

Webinar yang diselenggarakan oleh Asosiasi Kopi Seluruh Indonesia (ASKI) bekerjasama dengan organisasi Human Initiative itu membicarakan secara spesifik wisata kopi. 

Disadari bahwa dalam upaya pemberdayaan petani kopi, aktivitas yang dilakukan oleh lembaga formal saja tidak cukup. Seluruh elemen masyarakat wajib terlibat. Terlebih saat ini Indonesia tengah dilanda pandemi Covid-19 yang menyebabkan ruang gerak menjadi terbatas. 

Dalam rangka Hari Kopi Nasional, pada tanggal 11 Maret 2021, Human Initiative bersinergi dengan Asosiasi Kopi Indonesia-ASKI menginisiasi diadakannya Event Webinar yang bertemakan “Perjalanan Kopi Indonesia” Talkshow ini secara umum akan mengupas tentang perjalanan kopi indonesia, pemberdayaan petani kopi, dan maraknya bisnis serta penikmat kopi. 

Dipandu oleh moderator Juwita Rachel, Webinar menampilkan para pembicara, yaitu Dubes Bagas Hapsoro, Kepala Perwakilan RI untuk Swedia (2016-2020), Rizki Handayani, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf, Tio Handoko, Dir. PT. Perkebunan Nusantara IX (Banaran Coffee), Panca R Sarungu, Ketua Umum Masyarakat Sadar Wisata, Yugian Leonardy, CEO Gravfarm Indonesia Coffee, Ketua DPDASKI JABAR. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *